Kesan Bukan Kenyataan (Yulius La Dossa)

Jumat, 09 September 2011

Marketer Luar Biasa

Mata, pikiran, dan hati selalu ingin melihat semua hal tampak indah. Tapi kenyataan menunjukkan, tidak semua hal terjadi sesuai harapan. Begitu juga impian menjadi marketer luar biasa. Ada saja papan penghalang seperti minim informasi bagaimana menjadi seorang marketer.

MENJADI marketer luar biasa memang tidak gampang. Ada sejumlah dalil standar yang secara jujur harus diakui sebelum menanamkan cita-cita menjadi marketer handal. Pertama, pengakuan diri secara jujur merupakan kunci sukses pribadi. Kedua, sebuah keberanian akan mengantarkan kita ke jalan yang tepat. Ketiga, sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan. Keempat, rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan.
          Setelah menghayati dalil-dalil tersebut, mulailah berlayar memahami diri Anda, menemukan impian, dan memetik hasilnya.

Cita-cita                                                    
          Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap bijaksana sebelum menjadi marketer luar biasa. Melalui pengenalan diri, Anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan kepribadian Anda.
          Terminologi “aku dan cita-citaku” adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri sendiri, maka Anda harus melakukan set ulang terhadap cita-cita Anda yang sebenarnya. Contoh, mau jadi apa saya dalam tiga, lima, atau sepuluh tahun mendatang?
          Orang-orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya untuk mencapai cita-cita yang diimpikan. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri.
          Silakan intropeksi diri, apakah cita-cita Anda sejalan dan cocok dengan lingkungan Anda? Jika tidak, Anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini Anda tempuh. Beranilah melakukan putar haluan. Lalu, tetapkan cita-cita Anda dan pegang teguh itu. Jangan lupa, kenali diri Anda dengan cita-cita Anda sendiri.

Citra Diri
          Bagaimana Anda memandang diri sendiri? Apakah Anda melihat diri Anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal, atau sifat dan sikap negatif lainnya?
          Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk Anda menjadi marketer luar biasa. Jika selama ini Anda pesimis pada diri sendiri, maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpengharapan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan maupun risiko.
          Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita-citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang dia inginkan. Selama Anda merasa tidak layak, tidak mampu, itu berarti Anda terlalu menghina diri Anda sendiri. Anda menginjak-injak diri sendiri. Sebab itu, perbaikilah cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri Anda.

Harga Diri
          Perasaan terhadap diri sendiri atau seberapa besar menyukai diri sendiri, itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah Anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang? Bukankah hati dan perasaan Anda sangat senang luar biasa? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan? Bukankah kemudian Anda semakin menyukai diri Anda sendiri?
          Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai Anda jika Anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau Anda memberikan nilai 10 pada diri Anda, maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih! Sebaliknya, jika Anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap Anda. Maka, hargai diri Anda setinggi-tingginya!

Menantang Diri Sendiri
          Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan Anda sedang senang, maka Anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan, dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam, atau waktu menghadapi sebuah risiko.
          Maka, tatkala Anda kehilangan motivasi, saatnya Anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang. Bagaimana caranya?
          Lakukan cara ini: tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian itu terwujud, sadari bahwa Anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan lebih mudah.
          Menantang diri sendiri berarti Anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan.
          Berani menantang diri Anda sendiri berarti Anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri Anda.

Mulai Bergerak
          Setelah mengetahui dengan pasti ke mana Anda akan pergi, maka saatnya Anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan Anda menjadi marketer yang luar biasa. Maka hal-hal yang harus Anda lakukan adalah: mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya Anda tinggalkan konsep-konsep, metode, cara-cara kerja, dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru.
          Saatnya Anda bangkit, bangun, dan sadar bahwa ternyata Anda bisa menjadi luar biasa jika Anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus Anda perbuat?
          Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. Tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika Anda menghendaki buah durian, janganlah menanam biji jagung.
                                                                                      
Menjadi Luar Biasa
          Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap-siaplah menyongsong lahirnya diri Anda sebagai marketer yang luar biasa.
          Jika sudah menjadi manusia baru, siapkan ‘pakaian, sepatu, helm, dan kendaraan yang baru’. Pakaian melambangkan cara, pola, kebiasaan hidup, dan harga diri yang baru.
          Menjadi marketer luar biasa berarti cara berpikir pun harus disesuaikan. Emosi dikontrol, perkataan dicermati, dan tindakan dikontrol. Sebagai marketer luar biasa, Anda seperti berdiri di bawah lampu sorot.
          Sepatu melambangkan langkah, tindakan, dan keputusan Anda. Maka selalu pertimbangkan dengan baik-baik dan hitung risikonya dengan tepat. Helm melambangkan pikiran, cara berpikir, cara belajar, cara memandang masalah, dan cara memberi arti terhadap sesuatu hal.
          Berpikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang-orang luar biasa. Kendaraan berarti fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang Anda inginkan. Kendaraan Anda tidak lain adalah semangat Anda.
                                                                      
Kemauan
          Akhir kata, kemauan dan pilihan Andalah yang sangat menentukan, apakah Anda ingin tetap menjadi marketer yang biasa-biasa saja atau yang luar biasa. Tidak peduli Anda siapa dan dari mana, jika Anda mau dan memilih untuk menjadi marketer luar biasa, Anda pasti bisa. Tetapi jika Anda tidak mau, maka hidup Anda tidak akan pernah berubah. Jika Anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan.
          Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang akan dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan Anda sendiri.
          Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat Anda pilih dalam kehidupan Anda. Anda pasti bisa jika Anda menginginkannya. (Tulisan ini diilhami oleh pemikiran Benyamin yang dikenal sebagai seorang Trainer/Yulius P Silalahi)

0 komentar: