"Aku adalah
penjala ikan. Hatiku girang, sekalipun hari ini aku hanya dapat satu
ekor," katamu.
"Aku adalah
penjala manusia. Hatiku murung, hari ini aku tidak mendapat satu manusia
pun," kataku.
"Jangan bersedih.
Jalalah aku. Engkau tidak hanya mendapatkan orangnya, tapi juga ikannya,"
katamu.
Ya, TUHAN,
betapa cepatnya Engkau
bekerja
hari ini, kemarin, dan
esok adalah milik-MU
bukan kepunyaan dia
juga bukan kepunyaanku.
Yulius La Dossa
--23/02/2011—
0 komentar:
Posting Komentar