Jadul! Kuno! Nggak
zaman!
Komentar semacam itu boleh jadi muncul ketika mendengar
ajakan menulis surat cinta. Tak apa. Toh, keterampilan menulis --mengolah
kata-kata-- tetap tak tergantikan oleh teknologi apa pun. Sebaliknya, boleh jadi gara-gara
belajar menulis surat cinta, Anda malah ketagihan menulis yang membawa Anda
melahirkan puisi, prosa, cerpen, novelet, atau novel. Minimal mulai tertarik menulis
catatan harian.
Bila mempraktikkan tips menulis surat berikut ini, yang penulis
edit dan revisi dari http://www.iniunik.web.id,
boleh jadi Anda baru mengakui bahwa menulis surat cinta ternyata cukup ribet,
repot, tidak gampang. Tapi percayalah, setelah rampung menulisnya, suasana hati
Anda bakal berbeda. Mau coba?
1.
Persiapan.
Bersihkan meja tulis Anda. Letakkan foto orang yang Anda kasihi di depan Anda.
Berikutnya, putar musik kesayangan Anda yang bikin Anda rileks. Bagaimanapun,
untuk membuat kalimat-kalimat romantis, Anda memerlukan suasana yang romantis
juga.
2.
Perlengkapan.
Pilih kertas surat, amplop, dan alat tulis dengan tinta terbaik. Sediakan pula kertas
buram untuk keperluan membuat konsep. Di kertas ini, tuliskan tentang kualitas
cinta dan harapan-harapan Anda.
3.
Pembuka
Surat. Di bagian kata pembuka surat, ucapkan salam mesra,
penuh makna kasih sayang, seperti, “Halo Sayang”, “Sayangku”, dan semacamnya.
Jangan lupa menyantumkan lokasi, tanggal, bulan, dan tahun surat ditulis,
contohnya: Jakarta, 14 September 2011. Menyebutkan tanggal dan tempat seperti
ini, surat cinta Anda memiliki nilai historis untuk disimpan dan dibaca
berulang-ulang oleh si dia.
4.
Isi
Surat. Setelah membuka dengan ucapan salam mesra, rinci
bagaimana hati Anda tercuri oleh si dia. Ungkapkan apa yang Anda pikirkan
tentang dia, kekaguman Anda, dan mengapa dia begitu spesial. Nyatakan paling
tidak dua hal penting yang membuat Anda jatuh cinta, entah rambutnya yang
indah, matanya yang menawan, atau bibirnya yang bagus. Pokoknya, di bagian ini,
wajib memuji dia. Walau Anda sejenius Einstein, perbanyak menuliskan perasaan
ketimbang pikiran atau pengamatan. Pasalnya, surat cinta bukanlah skripsi atau
karya ilmiah. Surat cinta adalah ungkapan hati. Akhirnya, tuliskan
harapan-harapan dan angan-angan Anda bila dia menerima cinta Anda.
5.
Penutup
Surat. Akhiri surat dengan kata-kata romantis, misal, “Aku
Cinta Kamu”, “Aku Sayang Kamu”. Jangan lupa membubuhkan tanda tangan di surat
yang Anda tulis.
6.
Minyak
Wangi. Biar lebih romantis, semprotkan minyak paling wangi
di kertas surat dan amplopnya.
7.
Endapkan.
Setelah surat cinta selesai ditulis, sebaiknya jangan langsung dikirimkan, endapkan
sehari dua hari, siapa tahu Anda berubah pikiran. Bila Anda benar-benar sudah yakin, silakan layangkan. Boleh juga
Anda simpan di lemari catatan facebook.
8.
Menunggu.
Surat cinta sudah terkirim, kini Anda tinggal menanti jawaban.
9.
Mudah
bukan? Simak contoh surat cinta berikut ini.
Hanya untuk ade terkasih,
MRN
Ade, gimana kabarmu? Semoga baik-baik saja ya! Ketika
surat ini abang layangkan, abang juga baik-baik saja.
Ade, setelah jumpa pertama kita, abang makin sayang ade.
Tiada hari tanpa bayangan ade di dalam kepala abang. Abang sungguh merasakan
betapa berartinya kehadiran ade di hati ini. Entah apa yang bakal terjadi bila kelak
ade tak ada di sisi abang, tak lagi menemani hari-hari abang esok hari.
Ade, banyak hal tak terlupakan dalam pertemuan pertama
kita. Abang ingat betul, sehabis makan pecel lele dan nasi uduk malam itu, kita
pulang jalan kaki sambil bergandengan tangan menembus rintik hujan. Sekalipun
rinai hujan berubah deras, kita tetap santai melangkahkan kaki. Kita nikmati
tikaman-tikaman hujan yang makin lama makin membasahi tubuh dan busana yang
kita kenakan. Kita tidak berusaha lari mencari tempat berteduh, malah
tertawa-tawa di permainkan derai hujan.
Ade, peristiwa diterpa hujan itu pasti merupakan pengalaman
pertama di usia dewasa kita. Bagi abang, kejadian itu mengandung makna bahwa ade
sungguh mencintai abang, siap jalan bersama abang dalam kondisi apa pun. Makna
lebih jauh, kita tidak akan gentar menghadapi persoalan-persoalan yang mungkin
menghadang di kemudian hari.
Satu hal penting, beruntung selama ini abang tidak sudi
mendengarkan kelemahan-kelemahan yang ade utarakan setiap abang minta untuk
bertemu. Ade selalu mengatakan bahwa ade tidak secantik yang abang bayangkan. Rupanya
itu adalah perasaan minder ade. Setelah bertemu, apa yang ade kemukakan tidak betul.
Terbukti ade memiliki kulit yang halus, pancaran bola mata yang indah, belahan bibir
yang sempurna, dan aroma mulut yang harum.
Ade, setelah perjumpaan pertama kita, abang kepingin
bertemu lagi, bertemu lagi, dan bertemu lagi. Ade bukan hanya perempuan cerdas,
ade juga teman ngobrol dan curhat yang enak. Abang belum pernah bertemu
perempuan sebaik ade. Tak salah bila abang jatuh cinta setengah mati untuk ade
seorang. Kapan ade punya waktu untuk abang temui lagi? Abang akan merindukan pertemuan berikutnya. Abang ingin
berdansa bersama ade selama-lamanya.
Ade, sekian dulu surat abang. I love you!
Jakarta, 14 September
2011
Abang yang takkan letih
mencintaimu,
--ttd--
YLD


0 komentar:
Posting Komentar