Seorang anak
kecil masuk ke sebuah restoran terkenal. Sedikit berlari dengan langkah riang,
ia menuju sebuah kosong lalu duduk. “Sangat ramai,” gumamnya. Lantas ia
mengangkat tangannya, memanggil salah satu pelayan restoran. Seorang pelayan
perempuan segera datang menghampiri sambil membawa buku menu makanan. “Mau
pesan apa, dik?” tanyanya.
“Berapa harga
satu porsi es krim bertabur strawbery dan cokelat itu?” Si anak balik bertanya
sambil menunjuk salah satu gambar yang terpampang di tembok restoran. Si
pelayan menjawab dua dolar. Anak itu memasukkan tangannya ke dalam saku dan
mengeluarkan beberapa keping uang receh dan menghitungnya. “Kalau es krimnya
tanpa strawberry dan cokelat berapa?”
“Satu dolar,”
tukas pelayan itu. Anak itu kembali memasukkan tangannya ke saku yang lain, dia
mengeluarkan recehan lagi, dan mulai menghitungnya. “Kalau es krimnya tanpa
strawberry dan cokelat, serta cuma separuh porsi saja berapa?”
“Setengah
dolar!” jawab pelayan agak ketus.
“Baik, saya
pesan itu saja,” kata si anak lagi.
Pelayan itu
segera kembali ke dapur. Beberapa saat kemudian pelayan menemui si anak sambil
membawa pesanannya. Anak itu segera menikmati es krim dengan lahap. Setelah es
krim selesai dimakan, pelayan membawa nota pembayaran. “Semua setengah dolar,” katanya
sambil menyodorkan nota kepada si anak.
Seperti
diceritakan Mary Jane dalam “Six Great
Lesson”, si anak lalu mengeluarkan semua uang receh miliknya dan
memberikannya kepada si pelayan. “Ini setengah dolar,” katanya. Kemudian,
tangan anak itu merogoh saku belakangnya dan mengeluarkan selembar uang 10 dolar.
“Dan ini tips untuk kamu.”
Jangan pernah menilai penampilan. Penampilan
hanya sebuah kesan dan... Kesan bukan kenyataan![o]
Sumber
Foto/Ilustrasi: http://agenicecream.blogspot.com

2 komentar:
sepakat, penampilan hanyalah sebuah kesan. Salam kenal.
Tengkiu.
Posting Komentar